In the picture there are some workers are building our new cattle feedlot building. We work hard to do it.
Jumat, 03 Oktober 2014
Minggu, 28 September 2014
Our New Cattle Feedlot Building (Part 3)
We start to make the foundation of our new cattle feedlot building on Sunday Morning September 28th, 2014. It was built by some worker. Alhamdulillah it was well done.
Minggu, 14 September 2014
Our New Cattle Feedlot Building (Part 2)
We have been covering the field with materials that bring by truck. We will cover all the field with the materials to make our new cattle feedlot building higher and have good sanitation system.
Our New Cattle Feedlot Building (Part 1)
We will build our new cattle feedlot building in this field. We have planning to make the new building that can consist 50 cows. This is a photo of the building in 0%. We hope it will be success, amin.
Minggu, 24 Agustus 2014
Sapi untuk Idul Adha 2014
HP – 081938892561
Flx – 03177648566
Selasa, 08 Juli 2014
Pakan Alternatif untuk Sapi Potong
Berikut adalah dokumentasi tentang pemanfaatan teknologi 'Lactobacillus System' pada usaha penggemukan sapi potong yang dilakukan oleh UD Tani Maju sebagai badan usaha yang bergerak di bidang agribisnis.
Dengan menggunakan Lactobacillus System pada penyediaan pakan hewan ternak, kami bisa memanfaatkan limbah pertanian berupa pucuk tebu menjadi bahan pokok pembuatan pakan dengan cara difermentasikan dengan menggunakan bakteri lactobacillus.
Hasil fermentasi tersebut bermanfaat agar bahan pakan yang berasal dari pucuk tebu tetap hijau, memiliki struktur lebih lunak, & memiliki aroma yang harum sehingga dapat menambah nafsu makan pada sapi.
Info lebih lanjut bisa menghubungi Contact Person kami di 03177648566 / 081938892561.
"We do the green revolution"
Selasa, 27 Mei 2014
Lactobacillus System
Lactobacillus System adalah sebuah sistem yang menggunakan Formula Lactobacillus (Lactobacillus Formula) pada Usaha Penggemukan Sapi Potong (Cattle Feedlot). Sistem ini berfungsi untuk membantu peternak mendapatkan hasil yang lebih maksimal pada usaha penggemukannya dengan cara sederhana dan ekonomis.
Sebelum saya membahas tentang Lactobacillus System alangkah baiknya jika membahas tentang Lactobacillus itu sendiri. Menurut Wikipedia, Lactobacillus adalah genus bakteri gram-positif, anaerobik fakultatif atau mikroaerofilik. Genus bakteri ini membentuk sebagian besar dari kelompok bakteri asam laktat, dinamakan demikian karena kebanyakan anggotanya dapat mengubah laktosa dan gula lainnya menjadi asam laktat. Kebanyakan dari bakteri ini umum dan tidak berbahaya bagi kesehatan.
Berikut adalah tahapan dari Lactobacillus System pada usaha penggemukan sapi potong yang menggunakan bakteri lactobacillus sebagai pemeran utamanya:
1. Pakan Ternak
Dalam Sistem ini pakan ternak yang terdiri dari hijauan dapat diawetkan dengan cara fermentasi (Silase). Dengan cara fermentasi pakan ternak akan bertahan lebih lama dan tidak mudah kering, bahkan setelah proses fermentasi kualitas pakan menjadi lebih bagus dari pada sebelumnya. Ini adalah cara untuk menyediakan pakan ternak agar selalu tersedia sepanjang musim (manajemen pakan ternak). Misalkan di waktu musim hujan yang tersedia banyak sekali hijauan dan akan jarang ditemui pada waktu musim kering, atau di waktu panen raya padi atau tebu, diwaktu itu limbah pertanian seperti jerami dan daun tebu tersedia sangat banyak sekali dan kurang dimanfaatkan. Masalah ini bisa kita pecahkan dengan cara pembuatan pakan fermentasi yang menggunakan Lactobacillus Formula. Di waktu musim hujan atau di waktu panen raya, hijauan yang banyak tersedia dapat kita manfaatkan sebagai bahan baku pembuatan pakan fermentasi (silase) yang dapat bertahan selama 12-18 bulan. Jadi peternak tidak repot lagi untuk mencari pakan di waktu musim kering atau di waktu belum panen raya untuk mencukupi kebutuhan pakan ternaknya. Dia bisa memberi makanan kepada hewan ternaknya dari pakan yang telah dia buat sebelumnya.
2. Pencernaan Ternak
Ketika melalui proses fermentasi, selulosa dari hijauan pecah sehingga ketika dimakan oleh hewan ternak, jalur pencernaan pada perut ruminansia menjai lebih singkat sehingga mempercepat penyerapan nutrisi. Hal ini menyebabkan hewan ternak dapat berkembang lebih cepat dan lebih maksimal. Dan juga proses fermentasi mampu memberikan bau harum pada bahan pakan yang dapat menambah nafsu makan pada hewan ternak.
3. Kotoran Ternak
Peternak yang menggunakan pakan fermentasi juga mendapatkan keuntungan lain, yaitu hewan ternaknya dapat mengeluarkan kotoran yang tidak terlalu bau. Ini dapat mengurangi stres bau pada ternak dan juga kotorannya lebih cepat kering sehingga dapat segera digunakan sebagai pupuk kandang.
(Gambar dibawah ini adalah bakteri lactobacillus yang dilihat melalui lensa mikroskop)








